Showing posts with label rutinitas. Show all posts
Showing posts with label rutinitas. Show all posts
Saturday, March 28, 2009
feeling bad
hmm look i was so tired tonight, after leaving a wedding invitation of Chitra's at Aryaduta Ballroom. I feel so hard when coincidentally met with my old mate that had a bad experience in the past. I want to ignore him but look so silly. So i try to remote him so far that i had no time to give a chance for getting closing. Hugh..i hate to saying this which this matter influence me to take any action in the past.
Tuesday, March 03, 2009
kicauan burung pagi hari
..baru buka kotak hitam flat ini dengan susunan qwerty yang tersusun rapi mengikuti setiap tekanan jari yang entah kenapa sudah begitu hafal dengan posisi dimana tuts mengarah.
semuanya tampak begitu cerah dengan pembukaan yang teramat segar hanya untuk meminum segelas air susu dari lemari es. Arrrggg..ga kuat ternyata gigi ini meminum aliran dingin yang masuk melalui kerongkongan pada akhirnya.
bapak masih saja memulai harinya dengan biasa. Bahkan setiap hari aku harus mengucapkan kalimat itu terus menerus sampai nggak tahu harus kapan berakhir? (pen; "Bapak,bangun sudah siang?.didapur bunda sama sekali sudah memaklumi kalau harinya hari ini dan hari berikutnya adalah melayani kami keluarga yang dicintainya tanpa sedikitpun untuk berhenti untuk meletakkan setiap masakan yang sungguh sayang dilupakan kelak dimeja makan.
entahlah aku ingin menuliskan semua peristiwa yang terjadi dirumah hijau kami. Rumah hijau adalah istilah lain dari Agil (keponakan) yang selalu menyebutnya julukan rumah bercat hijau. Hmm oiya Agil menjadi alasan betapa aku sangat kangen pulang ke rumah bahkan melihat dia yang selalu menyambut kedatangan motor biruku menjadi energi laen yang membuat aku semakin sayang dengan keponakanku itu. Semenjak Ayahnya meninggal waktu ia berumur 4 tahun.
ah..sudah..ya mau mandi dulu
semuanya tampak begitu cerah dengan pembukaan yang teramat segar hanya untuk meminum segelas air susu dari lemari es. Arrrggg..ga kuat ternyata gigi ini meminum aliran dingin yang masuk melalui kerongkongan pada akhirnya.
bapak masih saja memulai harinya dengan biasa. Bahkan setiap hari aku harus mengucapkan kalimat itu terus menerus sampai nggak tahu harus kapan berakhir? (pen; "Bapak,bangun sudah siang?.didapur bunda sama sekali sudah memaklumi kalau harinya hari ini dan hari berikutnya adalah melayani kami keluarga yang dicintainya tanpa sedikitpun untuk berhenti untuk meletakkan setiap masakan yang sungguh sayang dilupakan kelak dimeja makan.
entahlah aku ingin menuliskan semua peristiwa yang terjadi dirumah hijau kami. Rumah hijau adalah istilah lain dari Agil (keponakan) yang selalu menyebutnya julukan rumah bercat hijau. Hmm oiya Agil menjadi alasan betapa aku sangat kangen pulang ke rumah bahkan melihat dia yang selalu menyambut kedatangan motor biruku menjadi energi laen yang membuat aku semakin sayang dengan keponakanku itu. Semenjak Ayahnya meninggal waktu ia berumur 4 tahun.
ah..sudah..ya mau mandi dulu
Subscribe to:
Posts (Atom)

