hari yang cukup melegakan. Minggu ini terasa sebuah permulaan untuk memulai sebuah kisah baru. Memang butuh waktu untuk sama-sama melarikan diri dari kondisi ambigu.Akhirnya disepakati untuk rehat dulu dalam kurun waktu yang cukup lama dan nantinya kita lihat saja siapa yang sanggup bertahan.
will i see you again?
Saturday, September 17, 2011
Friday, September 16, 2011
mantan terindah
mau dikata apa lagi? semuanya toh sudah berakhir
kita sudah berada dalam jalan yang berbeda
meski hati ini memilihmu, ya sudahlah toh pada akhirnya engkau sendiri yang memilih menjauh
lucu rasanya harus mengenang semua kegiatan yang kita lakukan bersama
tampaknya tidak ada sesuatu yang salah dengan kita
tapi ternyata hal itulah yang membuat aku salah langkah
dan membuat semuanya jadi tak berarti bagimu
aku memang salah,dan sangat merasa bersalah sampai dengan saat ini
tak ada satupun kesalahan yang tak kuingat
namun hatimu begitu angkuh untuk sekedar memberi maaf
meski sebuah tindakan sederhana berjabatan tangan.
Aku ga ngerti,dirimu memang sangat sulit aku mengerti
namun aku sadar hal itulah yang membuat dirimu begitu indah untuk dikenal
meski tak mungkin bersatu, kau selalu ada dalam setiap hal
semuanya begitu berarti termasuk perpisahan ini
dirimu telah membuat awal dan akhir pertemuan begitu indah
walaupun rasa senang dan sakit hati telah bercampur jadi satu untuk tak pernah membencimu sedikitpun
aku ga ngerti, dengarkan apa yang ingin aku sampaikan
ternyata inilah cinta itu tak akan ada kata berpisah meski kita tak bersatu
kamulah mantan terindah, dengarkanlah kalimat ini
sesungguhnya aku kangen kamu....
kita sudah berada dalam jalan yang berbeda
meski hati ini memilihmu, ya sudahlah toh pada akhirnya engkau sendiri yang memilih menjauh
lucu rasanya harus mengenang semua kegiatan yang kita lakukan bersama
tampaknya tidak ada sesuatu yang salah dengan kita
tapi ternyata hal itulah yang membuat aku salah langkah
dan membuat semuanya jadi tak berarti bagimu
aku memang salah,dan sangat merasa bersalah sampai dengan saat ini
tak ada satupun kesalahan yang tak kuingat
namun hatimu begitu angkuh untuk sekedar memberi maaf
meski sebuah tindakan sederhana berjabatan tangan.
Aku ga ngerti,dirimu memang sangat sulit aku mengerti
namun aku sadar hal itulah yang membuat dirimu begitu indah untuk dikenal
meski tak mungkin bersatu, kau selalu ada dalam setiap hal
semuanya begitu berarti termasuk perpisahan ini
dirimu telah membuat awal dan akhir pertemuan begitu indah
walaupun rasa senang dan sakit hati telah bercampur jadi satu untuk tak pernah membencimu sedikitpun
aku ga ngerti, dengarkan apa yang ingin aku sampaikan
ternyata inilah cinta itu tak akan ada kata berpisah meski kita tak bersatu
kamulah mantan terindah, dengarkanlah kalimat ini
sesungguhnya aku kangen kamu....
Wednesday, September 14, 2011
awal tanpa si A
alhamdulillah, tidur yang cukup.Setelah semaleman kurang tidur dan capek hati serta pikiran, Sekarang mulai kelihatan segar walaupun masih menyisakan negative effects. Semuanya kembali normal. Shubuh masih terasa sepi,sayup-sayup masih terdengar suara imam membacakan wirid di masjid sebelah kosan. Aku biasanya berada dalam jamaah namun pagi ini terbangun setelah suara imam mengucapkan salam.Huff berarti semalem pulas banget ya tidurnya....semoga hari ini awal untuk memulai kehidupan tanpa memikirkan si A.
karena gw peduli (3)
sejujurnya gue ga perlu repot memikirkan si A.Betapa rugi waktu yang gue habiskan hanya untuk memperhatikan si A.Acapkali gue sama sekali ga inget sama dia sama sekali karena jujur banyak teman yang jauh lebih baik dan menyenangkan dibanding dia.Tetapi ketika gue pulang ke kamar kosan,kemudian kebiasaan gue adalah selalu memperhatikan status BBM,twitter sesekali FB temen-temen.Status si A bahkan foto profile-nya selalu menunjukkan nuansa galau,kesepian,dan hal lainnya.Gue seperti merasa iba dan kasihan.Pengen gue rangkul dan bilang, "Sob ga perlu sedih?" masih banyak yang menyenangkan.
Tapi setiap kali mengajak dia untuk bareng menghabiskan hari perlu ekstra tenaga dan pikiran agar dia mau.Memang sih untuk beberapa kesempatan dia selalu mengiyakan mau. Namun dia masih belum menyatu terlihat masih berada dalam dunia-nya sendiri yang penuh kesendirian. Suaranya saat berbicara sangat pelan bahkan harus memintanya mengulang agar gue tahu apa maksudnya? Gue pernah ajak dia nonton JavaJazz tapi dia minta langsung keluar,aaaah kayaknya setiap ada event orang pertama yang pengen gw ajak cuma dia doank.Selebihnya ga ada karena gue kepengen dia sedikit terhibur bertemu teman-teman gue ataupun aktivitas yang sehat.Gue baru sadar ternyata dia memang sangat introvert,cenderung menahan diri dari segala keinginan yang lazim.
Gw bingung untuk meneruskan cerita ini, kecuali semalem adalah kejadian kedua dia meminta gue untuk tidak menganggu-nya? Hmmm menganggu dalam hal apa? Ga pernah gue dikasih kesempatan untuk tukarpikiran mengenai hal ini.Kecuali dia sangat marah ketika tahu gue sedang berada dikosannya menunggunya pulang.
Gue harus ketemu dan ingin banget menyatakan bahwa semuanya harus dimulai dari awal lagi.Namun dia begitu angkuh untuk bertemu saja dia menolak sampai akhirnya penantian gue dikosannya tak digubris dengan memberitahu ibu kos kalau dia tak akan pulang malam itu.
Gue begitu shock dengan kelakukannya.Apa yang dia pikirkan tentang gue? Jujur gue bingung dan sedikit geram dengan sikapnya itu.Sangat arogan bahkan terkesan dibuat-buat.Tapi mau dikata apalagi baik buruknya gue sudah ga peduli.Sampai akhirnya gue dihibur ibu kos-nya dengan tukar pikiran tentang segala hal yang menyangkut hidup dia.
Jujur gue ga ada kesanggupan untuk bertahan dalam kondisi seperti ini.Gue cuma ingin membuktikan bahwa gue bukanlah orang yang seperti kebanyakan orang.Berlalu pada saat tidak ada lagi kepentingan.Bukan gue namanya!!! Gue bertekad menunggu dia sampai pulang ke rumah dengan terus menunggu di depan kamarnya.
Gue terlihat begitu konyol dengan terlalu berharap.Bahkan sangat naive jika label itu harus gue sandang.Sampai pagi batang hidungnya tidak terlihat.Rasa-rasanya dia sangat marah dan menyeramkan jika kenyataannya seperti ini. Aku tetap menunggunya sampai akhirnya badan ini begitu lemas untuk berdiri dan gue ga mau mendzalimi hidup dan tubuh gue.Akhirnya gue paham ya sudah selamat tinggal semuanya...yang jelas gue ga akan pernah melupakan semua hal yang pernah kita perbuat.
Tapi setiap kali mengajak dia untuk bareng menghabiskan hari perlu ekstra tenaga dan pikiran agar dia mau.Memang sih untuk beberapa kesempatan dia selalu mengiyakan mau. Namun dia masih belum menyatu terlihat masih berada dalam dunia-nya sendiri yang penuh kesendirian. Suaranya saat berbicara sangat pelan bahkan harus memintanya mengulang agar gue tahu apa maksudnya? Gue pernah ajak dia nonton JavaJazz tapi dia minta langsung keluar,aaaah kayaknya setiap ada event orang pertama yang pengen gw ajak cuma dia doank.Selebihnya ga ada karena gue kepengen dia sedikit terhibur bertemu teman-teman gue ataupun aktivitas yang sehat.Gue baru sadar ternyata dia memang sangat introvert,cenderung menahan diri dari segala keinginan yang lazim.
Gw bingung untuk meneruskan cerita ini, kecuali semalem adalah kejadian kedua dia meminta gue untuk tidak menganggu-nya? Hmmm menganggu dalam hal apa? Ga pernah gue dikasih kesempatan untuk tukarpikiran mengenai hal ini.Kecuali dia sangat marah ketika tahu gue sedang berada dikosannya menunggunya pulang.
Gue harus ketemu dan ingin banget menyatakan bahwa semuanya harus dimulai dari awal lagi.Namun dia begitu angkuh untuk bertemu saja dia menolak sampai akhirnya penantian gue dikosannya tak digubris dengan memberitahu ibu kos kalau dia tak akan pulang malam itu.
Gue begitu shock dengan kelakukannya.Apa yang dia pikirkan tentang gue? Jujur gue bingung dan sedikit geram dengan sikapnya itu.Sangat arogan bahkan terkesan dibuat-buat.Tapi mau dikata apalagi baik buruknya gue sudah ga peduli.Sampai akhirnya gue dihibur ibu kos-nya dengan tukar pikiran tentang segala hal yang menyangkut hidup dia.
Jujur gue ga ada kesanggupan untuk bertahan dalam kondisi seperti ini.Gue cuma ingin membuktikan bahwa gue bukanlah orang yang seperti kebanyakan orang.Berlalu pada saat tidak ada lagi kepentingan.Bukan gue namanya!!! Gue bertekad menunggu dia sampai pulang ke rumah dengan terus menunggu di depan kamarnya.
Gue terlihat begitu konyol dengan terlalu berharap.Bahkan sangat naive jika label itu harus gue sandang.Sampai pagi batang hidungnya tidak terlihat.Rasa-rasanya dia sangat marah dan menyeramkan jika kenyataannya seperti ini. Aku tetap menunggunya sampai akhirnya badan ini begitu lemas untuk berdiri dan gue ga mau mendzalimi hidup dan tubuh gue.Akhirnya gue paham ya sudah selamat tinggal semuanya...yang jelas gue ga akan pernah melupakan semua hal yang pernah kita perbuat.
Tuesday, September 13, 2011
karena gw peduli (2)
..gw lanjutin lagi...
semaleman gw masih kalut mengenai pertemanan yang dijalani sama si A. Kejadian di diskotik sampai sekarang melekat kuat dibenak dan pikiran gue.Mungkin hal yang sama terjadi pada si A,bisa saja dia semakin membenciku. Tapi banyak anomali yang membingungkan.
Setelah gue membidikkan flash kamera handphone, dan meninggalkan ruangan maksiat tersebut.Gue masih berhenti sebentar diparkiran hanya sekedar ingin tahu apakah dia mengejar dan ingin menghajar gue.Sejam gue tungguin didepan pintu, si A sama sekali ga nampak.Mungkin saja dia masih melanjutkan acara diatas dengan teman-temannya.
Akhirnya gw inisiatif untuk pulang saja ke rumah.Pagi itu yang gue inget hujan gerimis turun. Seolah-olah langit Jakarta merasakan kesedihan gue.Sepanjang perjalanan,yang gue pikirkan adalah betapa tidak bergunanya gue sebagai teman.Jelas-jelas ada temen gue yang sedang 'sakit' dengan kegiatannya tapi gue ga berdaya untuk menolongnya. Terkesan naif bahkan bokis untuk gue sendiri.
Gue sengaja jalan kaki untuk menetralisir pikiran kacau gue. Cuma doa, doa, doa yang mengiringi langkah kaki tanpa sadar gue sudah sampe dirumah dengan selamat.Jarak Hayam wuruk ke Utan Kayu dengan lika-liku jalan pintas yang gue lalui ada mungkin 10 KM. Selang beberapa menit kemudian setelah gw merebahkan diri bbm gue bunyi dan itu tepat pukul 12.14 AM rupanya si A yang kasih pesan sbb :

Hufff kesannya sombong banget.Ah emang dia ga pandai dalam berkomunikasi hanya ucapan satu atau dua kata yang selalu dia lempar.Dan biasanya setelah itu dia akan mulai menunjukkan eksistensi dirinya di status dengan kegalauan seperti gambar profile yang depresi dsb. Kawan seberat apa sih kehidupan lo sampe begitu sakaw melarikan diri dari semua orang?
Esoknya gue ga mau terlalu fokus dengan apa yang telah terjadi.Gue cuma sesekali berdoa setiap gue inget dia.Bahkan rasa benci tiba-tiba muncul ketika gue ingat semua gerakan dance dia yang tak terarah dengan pasangannya.Bah!!! Terlalu banget mencari kebahagiaan dengan tindakan yang konyol.Yang gue ingat cuma satu dia terlihat sangat najis dan gue yakin kalo dia melihat rekamannya pun pasti akan sangat malu.Gue sengaja membuat pikiran-pikiran yang bisa membuat gue ga harus rugi kehilangan teman seperti dia.Orang yang tolol merusak dirinya sendiri dan masa depannya. Tapi seketika gue membuat pernyatan tersebut gue langsung sadar, kalo dia butuh orang yang bisa mengingatkan dia.Kasihan dia,tolonglah dia.Dia butuh teman selalu itu yang terngiang-ngiang.Walaupun konsekuensinya gue harus disakiti atau dibenci sama dia bagi gue itulah resiko dalam berteman.Bersyukur gue ditanamkan sifat-sifat seperti ini sama keluarga.Dan rasa bencipun ga pernah berbekas sama sekali.
semaleman gw masih kalut mengenai pertemanan yang dijalani sama si A. Kejadian di diskotik sampai sekarang melekat kuat dibenak dan pikiran gue.Mungkin hal yang sama terjadi pada si A,bisa saja dia semakin membenciku. Tapi banyak anomali yang membingungkan.
Setelah gue membidikkan flash kamera handphone, dan meninggalkan ruangan maksiat tersebut.Gue masih berhenti sebentar diparkiran hanya sekedar ingin tahu apakah dia mengejar dan ingin menghajar gue.Sejam gue tungguin didepan pintu, si A sama sekali ga nampak.Mungkin saja dia masih melanjutkan acara diatas dengan teman-temannya.
Akhirnya gw inisiatif untuk pulang saja ke rumah.Pagi itu yang gue inget hujan gerimis turun. Seolah-olah langit Jakarta merasakan kesedihan gue.Sepanjang perjalanan,yang gue pikirkan adalah betapa tidak bergunanya gue sebagai teman.Jelas-jelas ada temen gue yang sedang 'sakit' dengan kegiatannya tapi gue ga berdaya untuk menolongnya. Terkesan naif bahkan bokis untuk gue sendiri.
Gue sengaja jalan kaki untuk menetralisir pikiran kacau gue. Cuma doa, doa, doa yang mengiringi langkah kaki tanpa sadar gue sudah sampe dirumah dengan selamat.Jarak Hayam wuruk ke Utan Kayu dengan lika-liku jalan pintas yang gue lalui ada mungkin 10 KM. Selang beberapa menit kemudian setelah gw merebahkan diri bbm gue bunyi dan itu tepat pukul 12.14 AM rupanya si A yang kasih pesan sbb :
Hufff kesannya sombong banget.Ah emang dia ga pandai dalam berkomunikasi hanya ucapan satu atau dua kata yang selalu dia lempar.Dan biasanya setelah itu dia akan mulai menunjukkan eksistensi dirinya di status dengan kegalauan seperti gambar profile yang depresi dsb. Kawan seberat apa sih kehidupan lo sampe begitu sakaw melarikan diri dari semua orang?
Esoknya gue ga mau terlalu fokus dengan apa yang telah terjadi.Gue cuma sesekali berdoa setiap gue inget dia.Bahkan rasa benci tiba-tiba muncul ketika gue ingat semua gerakan dance dia yang tak terarah dengan pasangannya.Bah!!! Terlalu banget mencari kebahagiaan dengan tindakan yang konyol.Yang gue ingat cuma satu dia terlihat sangat najis dan gue yakin kalo dia melihat rekamannya pun pasti akan sangat malu.Gue sengaja membuat pikiran-pikiran yang bisa membuat gue ga harus rugi kehilangan teman seperti dia.Orang yang tolol merusak dirinya sendiri dan masa depannya. Tapi seketika gue membuat pernyatan tersebut gue langsung sadar, kalo dia butuh orang yang bisa mengingatkan dia.Kasihan dia,tolonglah dia.Dia butuh teman selalu itu yang terngiang-ngiang.Walaupun konsekuensinya gue harus disakiti atau dibenci sama dia bagi gue itulah resiko dalam berteman.Bersyukur gue ditanamkan sifat-sifat seperti ini sama keluarga.Dan rasa bencipun ga pernah berbekas sama sekali.
Monday, September 12, 2011
karena gw peduli
gw ga tahu tiba-tiba saja terbangun ketika sebuah pesan BBM dari seorang teman masuk sekitar setengah jam lalu.Biasanya gw cuekin mengingat waktu sudah tengah malam.Namun tetap gw baca dan berfikir cukup lama untuk mencerna apa yang ditulisnya.Iya sesuatu yang fatal bila saya tak mulai sadar dengan status BBM yang saya buat empat jam lalu.Hmmm fatal menurut gw adalah bagaimana sebuah persahabatan bisa tercemar oleh sikap gw yang menurut pesan teman tadi terlalu lebay/over.
Yap status BBM yang gw tulis mungkin biasa saja bagi yang telah membacanya namun tidak buat gw,temen yg telah mengingatkan, dan seseorang yang gw tuju.Secara sederhana gw mau jujur kalau status gw tertulis begini: "Saatnya menghabiskan tahu kriuk". Bisa diperhatikan bahwa kalimatnya sangat standar hanya sebuah pesan kecil bahwa gw kepengen menghabiskan sebuah makanan ringan yang bernama tahu. Namun bisa jadi sangat tidak sesederhana itu.
Gw sejak 40 hari terakhir tepatnya seminggu sebelum bulan puasa lalu, ditambah bulan ramadhan dan sekarang sudah hari ke-10 pasca lebaran tengah mengalami hubungan yang kurang baik dengan seseorang. Yap, sebuah komunikasi yang terputus walaupun berusaha gw sambung namun masih sangat susah untuk tersambung baik.
Sebuah pertemanan bisa jadi kandas akibat ulah kecil kita yang tidak menyenangkan buat sahabat yang selama ini begitu gw beri perhatian ekstra.Saking ga rela dengan apa yang dia lakukan menurut kacamata pribadi sampe harus masuk ke dalam batas wilayah pribadi dia. Konyol rasanya dengan sikap gw tersebut bahkan terlihat begitu protektif dengan membatasi ruang geraknya yang jujur gw lakukan itu hanya ingin menunjukkan kepedulian.Tapi ternyata salah.
Apa yang harus gw lakukan ketika melihat sahabat yang gw sayangi ternyata melakukan tindakan yang orang awam-pun tahu bahwa itu tindakan yang salah? misalnya dia suka menghabiskan waktu dengan orang-orang yang tidak ia kenal bahkan baru kenal sekalipun di tempat yang tidak semestinya dia lakukan. Pergi ke diskotik menurut gw bukanlah tindakan yang salah.Bagaimanapun setiap orang punya hak untuk menghibur dirinya masing-masing. Namun bisa jadi salah,jika cara dan yang tujuan kita ke diskotik bukan untuk mencari hiburan melainkan melegalkan hal-hal konyol seperti mengkonsumsi narkoba, alkohol,dan hooked up dgn seseorang hanya utk memenuhi nafsu semata.Yang pada akhirnya dia sendiri bingung bahkan terlalu naive untuk mengatakan bahwa tindakannya sudah benar karena tidak ada yang memberitahunya atau dia sendiri tahu dgn tindakannya bahkan merasa malu jika hal ini diketahui oleh orang lain.
Ilustrasi diatas sejujurnya terjadi dan gw begitu sayang dengan seseorang yang melakukannya tersebut.Sebut saja nama sahabat gw itu A. Gw mengenal karakter A sebagai sosok sederhana dan jujur.Secara penampilan dia sangatlah standar bahkan sangat biasa saja tidak terlalu mengikuti tren. Yang penting menurutnya cocok dan nyaman,entah berpakaian,berbicara,dan juga tindakan.Ini kesan yang gw sandangkan kepadanya.
Hubungan gw sangatlah menyenangkan bersamanya.Bahkan boleh dibilang kalau ada rangking untuk seorang sahabat.Gw akan menempatkan dia di urutan teratas seseorang teman yang sangat berarti dalam hidup. Bukan apa2,sejak Februari 2011 sd saat ini cuma dia yang selalu menemani aktivitas gw.Hmm tampaknya gw yang memilihnya. Dalam perjalanannya gw sengaja mengajak dia untuk menyukai apa-apa yang gw sukai walaupun ada beberapa yang tidak.
Si A ini sangatlah unik.Gw sendiri menganggap dia introvert.Jadi harus befikir sekian kali untuk mengajaknya keluar.Secara pasti gw agak sulit menjelaskan kemauannya.Selain sangat susah ditebak,pendiam,penuh misterius dan hal lainnya.Namun tanpa sengaja pula dia akan sangat open dan bercerita tentang kegalauannya baik di pekerjaan maupun kehidupan pribadinya.Hmmm ya dia memang sangat galau boleh dibilang sangat labil pula.Hal ini yang akhirnya membuat gw untuk memutuskan ingin bersamanya selalu.Sebagai seseorang yang dapat dia percayai dalam segala hal, namun berakhir seperti yang gw tulis diatas.
Gw yakin banyak alasan kenapa dia melakukan hal-hal konyol diatas.Namun rasa sayang gw mengalahkan tindakan lain yang bisa gw pilih dari sekadar menterornya untuk berhenti melakukan semua perbuatannya yang berbahaya.terutama Narkoba.Pas tahu kalo dia mengkonsumsi barang haram tersebut,gw seperti dihantui trauma masa lalu ketika tanpa sengaja mendengar sahabat gw meninggal overdosis.Dan gw ga ingin kejadian tersebut menimpa si A dan bisa jadi membuat kesalahan yg sama dengan membiarkan sahabat gw terjebak masuk dalam kehidupan hitam tersebut.
Namun gw melakukan kesalahan yang membuat si A akhirnya menjauh. Gw serba salah dan tentu saja sangat menyesal waktu melihat dia berada di diskotik dengan segala kegiatan kasat mata memuakkan tersebut.Gw ga bisa berfikir lagi,pada saat tahu dia suka menghabiskan waktunya di diskotik yang masuk dalam kategori diskotik berbahaya dan dengan bangganya dia selalu menceritakan bahwa dia enjoy pergi te tempat tersebut dikarenakan setiap gw paksa cerita, dia akan bilang bahwa dia menemukan kebahagiaan bersama orang-orang yang peduli dengannya.Yang entahlah seketika itu juga hati gw akan miris dan berdetak cepat ingin memarahinya namun selalu gw tahan.Dalam beberapa kesempatan gw sudah pernah menunjukkan sikap tidak setuju dengan tindakannya.Namun dia selalu saja tak peduli sampai akhirnya seminggu sebelum puasa gw marah besar dengan memberikan sugesti bahwa tindakan bodohnya harus segera dihentikan. Dia tidak terima dengan apa yg gw perbuat.
Entah seperti sebuah rasa bersalah esoknya gw ingin minta maaf.Namun sulit untuk menghubunginya.Terus gw coba beberapa kali sampai malam. Tetap saja sulit untuk dihubungi. Gw coba kontak teman terdekatnya juga nihil dan tidak tahu kabarnya. Gw semakin merasa bersalah.Gw takut ucapan semalem yang membuat dia jadi depresi karena gw yang telah mencampuri urusan pribadinya.Ditengah rasa putus asa, akhirnya gw berhasil menelpon nomor lainnya dan dia mengangkat namun tanpa bicara sama sekali. Hanya suara musik hingar bingar yang terdengar. Akhirnya gw coba tiga kali responnya juga sama, dia angkat namun tanpa bersuara dan membiarkan gw mendengar suara musik itu lagi. Tanpa pikir panjang gw memberanikan diri pergi menyusulnya. Butuh kesabaran untuk membujuknya dapat keluar dari tempat maksiat tersebut.Karena setelah tiba di lokasi gw masih takut untuk masuk ke diskotik di kawasan hayam wuruk Jakarta tersebut.Pertama penampilan gw tidak menunjukkan kepantasan untuk berada disana.Gw hanya mengenakan tshirt produk kartu prabayar yang untungnya dilindungi dengan jaket sehingga tertutup dan sandal jepit. Gw takut kalau masuk bakal diusir oleh petugas keamanan disana.Yang gw lakukan hanya mengirim pesan memintanya untuk segera pulang sambil menunggu disebuah restoran cepat saji selama satu jam lebih.Selama menunggu mata gw tidak lepas memandangi orang-orang yang keluar masuk diskotik tersebut.Semuanya sangat aneh bahkan terlihat banyak anak-anak labil yang batang hidungnya terlihat sangat miskin,pakaian kucel,tidak berkelas dan sejenisnya.Akhirnya karena menunggu terlalu lama dan tidak ada respon, gw berusaha mendekat sambil mengamati apakah dengan penampilannya seperti gw bisa masuk ke dalam? Untungnya gw bisa menyusup masuk setelah ada sekelompok orang yang terlihat antre dan tanpa pikir panjang gw gabung dan berharap petugas menganggap kalau gw adalah bagian dari kelompok tersebut.
Sampai dilokasi gw masih melihat banyak keanehan disekitar lobby diskotik,baru akan memencet tombol lift secara kebetulan keluar tiga orang dengan salahsatunya terlihat berlumuran darah dikepalanya dan beberapa petugas tampak menyuruh mereka segera keluar dari lokasi itu. Masuk ke ruangan yang sangat gelap dengan beberapa sorotan cahaya laser yang menyilaukan bukanlah perkara mudah untuk menemukan sahabat gw tersebut.Lagipula gw juga ga tahu apakah diskotik ini tempat dia berada? Berbekal keyakinan yang membuat gw teramat yakin kalo si A ada dilokasi yang sama.
Butuh kejelian dan juga insting yang kuat untuk menemukannya,selain ruangan yang sangat gelap gw harus pinta memanfaatkan efek sorotan cahaya untuk menemukan sosoknya. Berulang-ulang gw susuri satu persatu sisi diskotik tersebut. Sepertinya nihil dan ga akan ketemu.Ditengah keputuasaan tidak berhasil menemukannya akhirnya gw berpura2 untuk enjoy menikmati apa yang ada dengan berdiri disalah satu pojok.
Entah seperti sebuah jodoh, satu persatu orang yang menghalangi pandangan gw mulai menyingkir dan tepat satu meter gw liat dengan kepala mata sendiri si A sedang asyik masyuk bercengkarama dengan seseorang sambil menggoyangkan seluruh badannya. Terlihat dia sangat kelelahan dan memaksakan diri.Boleh dibilang gw bisa menilai bahwa cara dugemmnya ada yang aneh.Seketika gw diam,begitu dingin pandangan gw tanpa bisa berbuat banyak hanya menonton semua aktivitas dia dengan pasangannya. Mulut ini keluh, mata tak bisa berkedip lagi.
Takjub dengan apa yang gw lihat bahkan sepanjang gw melihatnya hanya untaian doa yang bisa gw beri untuknya.Seperti ada tembok kaca penghalang yang tebal antara gw dan si A.Niat gw untuk mengajaknya pulang sirna seketika, gw cuma berdiam diri dan berkaca-kaca melihatnya. Baru gw sadari ternyata air mata gw mengalir setelah sekian lama susah keluar. Rasa sedih berkecamuk, dan gw cuma berani merekam video dengan durasi yang tak sampai 2 menit berharap suatu saat dia akan muak setelah melihat perbuatannya.
Akhirnya gw berniat untuk membiarkannya, namun ada sesuatu yang ingin gw tunjukkan kepadanya dan ingin kalau keberadaan gw disana diketahui dengan mencoba menembaknya dengan lampu blitz kamera handphone.Dia begitu kaget ketika tahu ada lampu flash menyala ke arah mukanya dan segera mengalihkan pandangannya. Setelah itu gw berlalu dengan sangat cepat takut ada petugas yang menangkap. Karena gw tahu tengah berada dipusatnya dunia malam serba hitam. Gw ga ingin disangka sebagai mata-mata ataupun apalah namanya?
...sudah mengantuk nanti gw coba update lagi...
Yap status BBM yang gw tulis mungkin biasa saja bagi yang telah membacanya namun tidak buat gw,temen yg telah mengingatkan, dan seseorang yang gw tuju.Secara sederhana gw mau jujur kalau status gw tertulis begini: "Saatnya menghabiskan tahu kriuk". Bisa diperhatikan bahwa kalimatnya sangat standar hanya sebuah pesan kecil bahwa gw kepengen menghabiskan sebuah makanan ringan yang bernama tahu. Namun bisa jadi sangat tidak sesederhana itu.
Gw sejak 40 hari terakhir tepatnya seminggu sebelum bulan puasa lalu, ditambah bulan ramadhan dan sekarang sudah hari ke-10 pasca lebaran tengah mengalami hubungan yang kurang baik dengan seseorang. Yap, sebuah komunikasi yang terputus walaupun berusaha gw sambung namun masih sangat susah untuk tersambung baik.
Sebuah pertemanan bisa jadi kandas akibat ulah kecil kita yang tidak menyenangkan buat sahabat yang selama ini begitu gw beri perhatian ekstra.Saking ga rela dengan apa yang dia lakukan menurut kacamata pribadi sampe harus masuk ke dalam batas wilayah pribadi dia. Konyol rasanya dengan sikap gw tersebut bahkan terlihat begitu protektif dengan membatasi ruang geraknya yang jujur gw lakukan itu hanya ingin menunjukkan kepedulian.Tapi ternyata salah.
Apa yang harus gw lakukan ketika melihat sahabat yang gw sayangi ternyata melakukan tindakan yang orang awam-pun tahu bahwa itu tindakan yang salah? misalnya dia suka menghabiskan waktu dengan orang-orang yang tidak ia kenal bahkan baru kenal sekalipun di tempat yang tidak semestinya dia lakukan. Pergi ke diskotik menurut gw bukanlah tindakan yang salah.Bagaimanapun setiap orang punya hak untuk menghibur dirinya masing-masing. Namun bisa jadi salah,jika cara dan yang tujuan kita ke diskotik bukan untuk mencari hiburan melainkan melegalkan hal-hal konyol seperti mengkonsumsi narkoba, alkohol,dan hooked up dgn seseorang hanya utk memenuhi nafsu semata.Yang pada akhirnya dia sendiri bingung bahkan terlalu naive untuk mengatakan bahwa tindakannya sudah benar karena tidak ada yang memberitahunya atau dia sendiri tahu dgn tindakannya bahkan merasa malu jika hal ini diketahui oleh orang lain.
Ilustrasi diatas sejujurnya terjadi dan gw begitu sayang dengan seseorang yang melakukannya tersebut.Sebut saja nama sahabat gw itu A. Gw mengenal karakter A sebagai sosok sederhana dan jujur.Secara penampilan dia sangatlah standar bahkan sangat biasa saja tidak terlalu mengikuti tren. Yang penting menurutnya cocok dan nyaman,entah berpakaian,berbicara,dan juga tindakan.Ini kesan yang gw sandangkan kepadanya.
Hubungan gw sangatlah menyenangkan bersamanya.Bahkan boleh dibilang kalau ada rangking untuk seorang sahabat.Gw akan menempatkan dia di urutan teratas seseorang teman yang sangat berarti dalam hidup. Bukan apa2,sejak Februari 2011 sd saat ini cuma dia yang selalu menemani aktivitas gw.Hmm tampaknya gw yang memilihnya. Dalam perjalanannya gw sengaja mengajak dia untuk menyukai apa-apa yang gw sukai walaupun ada beberapa yang tidak.
Si A ini sangatlah unik.Gw sendiri menganggap dia introvert.Jadi harus befikir sekian kali untuk mengajaknya keluar.Secara pasti gw agak sulit menjelaskan kemauannya.Selain sangat susah ditebak,pendiam,penuh misterius dan hal lainnya.Namun tanpa sengaja pula dia akan sangat open dan bercerita tentang kegalauannya baik di pekerjaan maupun kehidupan pribadinya.Hmmm ya dia memang sangat galau boleh dibilang sangat labil pula.Hal ini yang akhirnya membuat gw untuk memutuskan ingin bersamanya selalu.Sebagai seseorang yang dapat dia percayai dalam segala hal, namun berakhir seperti yang gw tulis diatas.
Gw yakin banyak alasan kenapa dia melakukan hal-hal konyol diatas.Namun rasa sayang gw mengalahkan tindakan lain yang bisa gw pilih dari sekadar menterornya untuk berhenti melakukan semua perbuatannya yang berbahaya.terutama Narkoba.Pas tahu kalo dia mengkonsumsi barang haram tersebut,gw seperti dihantui trauma masa lalu ketika tanpa sengaja mendengar sahabat gw meninggal overdosis.Dan gw ga ingin kejadian tersebut menimpa si A dan bisa jadi membuat kesalahan yg sama dengan membiarkan sahabat gw terjebak masuk dalam kehidupan hitam tersebut.
Namun gw melakukan kesalahan yang membuat si A akhirnya menjauh. Gw serba salah dan tentu saja sangat menyesal waktu melihat dia berada di diskotik dengan segala kegiatan kasat mata memuakkan tersebut.Gw ga bisa berfikir lagi,pada saat tahu dia suka menghabiskan waktunya di diskotik yang masuk dalam kategori diskotik berbahaya dan dengan bangganya dia selalu menceritakan bahwa dia enjoy pergi te tempat tersebut dikarenakan setiap gw paksa cerita, dia akan bilang bahwa dia menemukan kebahagiaan bersama orang-orang yang peduli dengannya.Yang entahlah seketika itu juga hati gw akan miris dan berdetak cepat ingin memarahinya namun selalu gw tahan.Dalam beberapa kesempatan gw sudah pernah menunjukkan sikap tidak setuju dengan tindakannya.Namun dia selalu saja tak peduli sampai akhirnya seminggu sebelum puasa gw marah besar dengan memberikan sugesti bahwa tindakan bodohnya harus segera dihentikan. Dia tidak terima dengan apa yg gw perbuat.
Entah seperti sebuah rasa bersalah esoknya gw ingin minta maaf.Namun sulit untuk menghubunginya.Terus gw coba beberapa kali sampai malam. Tetap saja sulit untuk dihubungi. Gw coba kontak teman terdekatnya juga nihil dan tidak tahu kabarnya. Gw semakin merasa bersalah.Gw takut ucapan semalem yang membuat dia jadi depresi karena gw yang telah mencampuri urusan pribadinya.Ditengah rasa putus asa, akhirnya gw berhasil menelpon nomor lainnya dan dia mengangkat namun tanpa bicara sama sekali. Hanya suara musik hingar bingar yang terdengar. Akhirnya gw coba tiga kali responnya juga sama, dia angkat namun tanpa bersuara dan membiarkan gw mendengar suara musik itu lagi. Tanpa pikir panjang gw memberanikan diri pergi menyusulnya. Butuh kesabaran untuk membujuknya dapat keluar dari tempat maksiat tersebut.Karena setelah tiba di lokasi gw masih takut untuk masuk ke diskotik di kawasan hayam wuruk Jakarta tersebut.Pertama penampilan gw tidak menunjukkan kepantasan untuk berada disana.Gw hanya mengenakan tshirt produk kartu prabayar yang untungnya dilindungi dengan jaket sehingga tertutup dan sandal jepit. Gw takut kalau masuk bakal diusir oleh petugas keamanan disana.Yang gw lakukan hanya mengirim pesan memintanya untuk segera pulang sambil menunggu disebuah restoran cepat saji selama satu jam lebih.Selama menunggu mata gw tidak lepas memandangi orang-orang yang keluar masuk diskotik tersebut.Semuanya sangat aneh bahkan terlihat banyak anak-anak labil yang batang hidungnya terlihat sangat miskin,pakaian kucel,tidak berkelas dan sejenisnya.Akhirnya karena menunggu terlalu lama dan tidak ada respon, gw berusaha mendekat sambil mengamati apakah dengan penampilannya seperti gw bisa masuk ke dalam? Untungnya gw bisa menyusup masuk setelah ada sekelompok orang yang terlihat antre dan tanpa pikir panjang gw gabung dan berharap petugas menganggap kalau gw adalah bagian dari kelompok tersebut.
Sampai dilokasi gw masih melihat banyak keanehan disekitar lobby diskotik,baru akan memencet tombol lift secara kebetulan keluar tiga orang dengan salahsatunya terlihat berlumuran darah dikepalanya dan beberapa petugas tampak menyuruh mereka segera keluar dari lokasi itu. Masuk ke ruangan yang sangat gelap dengan beberapa sorotan cahaya laser yang menyilaukan bukanlah perkara mudah untuk menemukan sahabat gw tersebut.Lagipula gw juga ga tahu apakah diskotik ini tempat dia berada? Berbekal keyakinan yang membuat gw teramat yakin kalo si A ada dilokasi yang sama.
Butuh kejelian dan juga insting yang kuat untuk menemukannya,selain ruangan yang sangat gelap gw harus pinta memanfaatkan efek sorotan cahaya untuk menemukan sosoknya. Berulang-ulang gw susuri satu persatu sisi diskotik tersebut. Sepertinya nihil dan ga akan ketemu.Ditengah keputuasaan tidak berhasil menemukannya akhirnya gw berpura2 untuk enjoy menikmati apa yang ada dengan berdiri disalah satu pojok.
Entah seperti sebuah jodoh, satu persatu orang yang menghalangi pandangan gw mulai menyingkir dan tepat satu meter gw liat dengan kepala mata sendiri si A sedang asyik masyuk bercengkarama dengan seseorang sambil menggoyangkan seluruh badannya. Terlihat dia sangat kelelahan dan memaksakan diri.Boleh dibilang gw bisa menilai bahwa cara dugemmnya ada yang aneh.Seketika gw diam,begitu dingin pandangan gw tanpa bisa berbuat banyak hanya menonton semua aktivitas dia dengan pasangannya. Mulut ini keluh, mata tak bisa berkedip lagi.
Takjub dengan apa yang gw lihat bahkan sepanjang gw melihatnya hanya untaian doa yang bisa gw beri untuknya.Seperti ada tembok kaca penghalang yang tebal antara gw dan si A.Niat gw untuk mengajaknya pulang sirna seketika, gw cuma berdiam diri dan berkaca-kaca melihatnya. Baru gw sadari ternyata air mata gw mengalir setelah sekian lama susah keluar. Rasa sedih berkecamuk, dan gw cuma berani merekam video dengan durasi yang tak sampai 2 menit berharap suatu saat dia akan muak setelah melihat perbuatannya.
Akhirnya gw berniat untuk membiarkannya, namun ada sesuatu yang ingin gw tunjukkan kepadanya dan ingin kalau keberadaan gw disana diketahui dengan mencoba menembaknya dengan lampu blitz kamera handphone.Dia begitu kaget ketika tahu ada lampu flash menyala ke arah mukanya dan segera mengalihkan pandangannya. Setelah itu gw berlalu dengan sangat cepat takut ada petugas yang menangkap. Karena gw tahu tengah berada dipusatnya dunia malam serba hitam. Gw ga ingin disangka sebagai mata-mata ataupun apalah namanya?
...sudah mengantuk nanti gw coba update lagi...
Friday, October 23, 2009
tulisan iseng ga jelas
hmm apa yg saat ini ada dibenak gw ya?
sendiri ditengah tengah kompartemen lingkaran kantor
yang dipenuhi segala hal tentang kerumitan yang setiap hari datang
bahkan semuanya akan tampak tak begitu pada akhirnya
karena semua sudah terbiasa dengan hal-hal yang rumit namun tak menjadi rumit
haduh...bahasa gw mulai lagi kemana-mana
seperti bahasa pikiran yg senantiasa melintas dibenak gw secara tiba-tiba
gw berkhayal ada disuatu tempat sepi didepan sebuah jendela berkaca besar yang menghadap sebuah halaman rumput hijau dimana pohon-pohon menjulang tinggi dengan beberapa anak kecil bermain dengan riangnya
dan gw hanya menatap mereka dengan sesekali meneriakkan kata penuh suppor ke semua yg ada didepan.
Layar komputer tentu saja tetap dibiarkan hidup untuk menunjukkan bahwa aku sama sibukya dengan mereka dan berkata hati bahwa aku bahagia
sendiri ditengah tengah kompartemen lingkaran kantor
yang dipenuhi segala hal tentang kerumitan yang setiap hari datang
bahkan semuanya akan tampak tak begitu pada akhirnya
karena semua sudah terbiasa dengan hal-hal yang rumit namun tak menjadi rumit
haduh...bahasa gw mulai lagi kemana-mana
seperti bahasa pikiran yg senantiasa melintas dibenak gw secara tiba-tiba
gw berkhayal ada disuatu tempat sepi didepan sebuah jendela berkaca besar yang menghadap sebuah halaman rumput hijau dimana pohon-pohon menjulang tinggi dengan beberapa anak kecil bermain dengan riangnya
dan gw hanya menatap mereka dengan sesekali meneriakkan kata penuh suppor ke semua yg ada didepan.
Layar komputer tentu saja tetap dibiarkan hidup untuk menunjukkan bahwa aku sama sibukya dengan mereka dan berkata hati bahwa aku bahagia
Monday, October 12, 2009
bos ga ada di kantor
well..i have to say that today my bos isn't in office. Artinya banyak acara yg bakalan dihelat oleh temen2 gw di kantor. Diotak gw terbayang wajah arik, salah satu rekans yg selalu terlihat banyak ide gila untuk lari dari rutinitas. Weks..yups kebayang antrian panjang buat ke makan siang di emperan kaki lima or just step out to the cozy place and making another hook up with someone that you know. Hugh rasanya emang nyaman kalo semua hal yg mempusingkan kepala enyah jauh dari lingkungan kita.
Sunday, October 11, 2009
lumayan baekan penyakitnya
hehehehe..pagi ini badan gw alhamdulillah udah agak baekan dari penyakit flu. Cuman masih sisa sedikit sih kadang2 lendir suka keluar kalo lg bersin ga sengaja. Disertai batuk2 gitu? ah gw mah kadang suka bingung sama penyakit hari gene..yang bikin ga ilfeel adalah soal maag gw yg sampai detik ini ga ada perubahan suka mengeluarkan sendawa yg bikin gw suka parno kalo udah kambuh...sabar sabar...
Friday, October 09, 2009
lagi Pileks..ketuleran temen kantor
Sob, Gw kena PILEK nih...hancur dah hidung gw meler mulu. Semalem minum obat 'procold' lumayan tokcer langsung tewas ditempat tidur. Ujung-ujungnya pas bangun kepala gw pusing minta ampun :( Ya udahlah gw ogah minum obat lagi mending gw beli vitamin C aza.
Saturday, August 15, 2009
tambah lagi keponakan
iya sesuai judulnya, sore td tepatnya hari ini Sabtu tgl 15 Agustus 2009 jam 16.45 wib gw terima sms dari adek yg mengabarkan kalo anak pertama laki-laki baru saja lahir. Kebetulan gw masih ditempat servis mobil untuk nambah kaca film dan aksesoris lainnya.
Beritanya langsung gw forward ke rumah biar ortu pada tahu juga dan berencana mengajak mereka untuk berkunjung ke RSAB Widiyanti ntar malem. Wah berarti gw sudah enam keponakan yaitu 4 keponakan laki-laki dan 2 keponakan perempuan. Wuiih lumayan udah tua nih Om-nya. Pengennya segera menikah nih buat nambahin cucu buat bonyok.
Beritanya langsung gw forward ke rumah biar ortu pada tahu juga dan berencana mengajak mereka untuk berkunjung ke RSAB Widiyanti ntar malem. Wah berarti gw sudah enam keponakan yaitu 4 keponakan laki-laki dan 2 keponakan perempuan. Wuiih lumayan udah tua nih Om-nya. Pengennya segera menikah nih buat nambahin cucu buat bonyok.
Thursday, August 13, 2009
Parno mulu dengan penyakit gw
sampe kapan nih parno selalu aja datang? gw ketakutan yg teramat dalem kalo ga dibilang kebingungan atas gejala yg disebabkan penyakit asam lambung yg baru kali ini dialami. Hufff sumpah kalo denger cerita dari temen-temen gw sampe merinding sendiri ngebayangin penyakit yg gw derita termasuk yg kudu penanganan ekstra bisa fatal kalo salah langkah.
Ada yg minta gw periksa ke RS untuk tahu lebih detail mengenai penyakit yg ada dalam tubuh gw. Takutnya begini takutnya begitu? adalah beberapa cerita yg bikin gw jd salahtingkah. Akhirnya kemaren saking takutnya, gw langsung ke RS. Awalnya ke YK Madira, ternyata disana sore bukanya ya udah nembak ke RSUP Moh. Husein. Syukurlah disana ada dokter yg standby di bagian penyakit dalam. Nyaris pas giliran gw mau masuk ternyata dokternya mesti buru-buru ke ruang operasi dan gw dialihkan ke ruangan laennya yg deket. Artinya gw harus antreee lagi untunglah ga lama soalnya dokternya baru aja dateng dan gw surprise kalo nama gw yg dipanggil duluan.
Masuk ke ruangan praktek, gw ketemu sama dr.Umar Fauzi.SpJP,FIHA (kagak ngerti gw apaan arti gelar dibelakangnya). Dokternya keturunan arab gitu dan lumayan sedikit nyantai dengan beberapa kasih guyonan. Gw disuruh tidur dan langsung dicek tekanan darah dan jantung. Tanpa omongan lainnya setelah itu meminta suster untuk menscan dada gw dengan alat yg mirip penyedot debu. Ya udah gw pasrah aja pas kaki dan tangan gw juga ternyata dipasangi alat perekam denyutjantung tsb. Nah pas selesai, dokternya cuma mengecek sebentar lembar kertas yg mirip kertas laboratorium jaman esema dulu trus langsung bilang, "udah tenang aja kamu ga apa-apa kok" Lho kok? berarti selama ini gw cuman sering parno aja kali ya...dugh jadi bingung sendiri euy?
Ada yg minta gw periksa ke RS untuk tahu lebih detail mengenai penyakit yg ada dalam tubuh gw. Takutnya begini takutnya begitu? adalah beberapa cerita yg bikin gw jd salahtingkah. Akhirnya kemaren saking takutnya, gw langsung ke RS. Awalnya ke YK Madira, ternyata disana sore bukanya ya udah nembak ke RSUP Moh. Husein. Syukurlah disana ada dokter yg standby di bagian penyakit dalam. Nyaris pas giliran gw mau masuk ternyata dokternya mesti buru-buru ke ruang operasi dan gw dialihkan ke ruangan laennya yg deket. Artinya gw harus antreee lagi untunglah ga lama soalnya dokternya baru aja dateng dan gw surprise kalo nama gw yg dipanggil duluan.
Masuk ke ruangan praktek, gw ketemu sama dr.Umar Fauzi.SpJP,FIHA (kagak ngerti gw apaan arti gelar dibelakangnya). Dokternya keturunan arab gitu dan lumayan sedikit nyantai dengan beberapa kasih guyonan. Gw disuruh tidur dan langsung dicek tekanan darah dan jantung. Tanpa omongan lainnya setelah itu meminta suster untuk menscan dada gw dengan alat yg mirip penyedot debu. Ya udah gw pasrah aja pas kaki dan tangan gw juga ternyata dipasangi alat perekam denyutjantung tsb. Nah pas selesai, dokternya cuma mengecek sebentar lembar kertas yg mirip kertas laboratorium jaman esema dulu trus langsung bilang, "udah tenang aja kamu ga apa-apa kok" Lho kok? berarti selama ini gw cuman sering parno aja kali ya...dugh jadi bingung sendiri euy?
Sunday, July 05, 2009
Penyakit datang buat gw sadar kalo ini Ujian dari-Nya
hmm its been such a long time for me not to share about what inside of my feeling. Yups totally i'm teribble with my poor condition at this moments. Bener sekali, i've been sicked since a week ago. Sungguh sebuah ujian dan cobaan buat gw untuk sabar dan i'm really sure that Alloh has been trying to know what tought i'm at this time being.
Awal gejala yang sungguh menyiksa pas gw balik dari Singapore tgl 19 Juni 2009 yang lalu. Mungkin karena kecapekan dan juga nggak peduli sama badan, gw akui emang mengabaikan makanan yng masuk ke dalam tubuh. Tokh gw pikir itu mah biasa aja soalnya selama tiga hari gw jauh dari rumah totally gw emang telat banget menyentuh makanan. Mana lg kerjaan temen2 gw yang baru pertama x ke luarnegeri yang membuat gw sebisa mungkin menemani mereka jalan2. Dan emang bener banget, selama disana badan gw kayak panas dingin gitu tiba2 sendawa dan juga lesu banget. Tapi gw tetep aja paksain buat terus jalan...yang parah mungkin gw mengabaikan "nasi" utk masuk ke dalam perut. Selalu aja dijejalin sama makanan yang ga jelas mulai dari daging, roti, apalah es krim, dan tentu saja makanan yang high colesterol..udah deh nyampe ke Indonesia gw kayak orang yang ga jelas penyakitnya..awalnya gw pikir gejala masuk angin biasa. Untung ada temen yang bawa obat masuk angin cair dan gw minum aja blek blek..tapi ga ngaruh...
Nyampe Jakarta jum'at sore (19 Juni 2009) badan gw bener2 aneh dan perasaan gelisah nggak menentu terus aja menghantui. Dari mulai buka pintu sampe ke kamar mandi pun gw kayak ga kenal diri gw sendiri dan jadi uring-uringan serba salah. Kayak ada yang bikin dada gw ga tenang dan sesak menyesakkan yang kadangkala sampe parno kayak mau meninggal. Astagfirullah al'adzim. Dosa gw masih banyak banget dan belum sempet untuk berbuta baek...ratusan kali berdzikir ga membikin suasana hati jadi tenang. Gw malah teringat sama dr.Reagen di Palembang sana. Gw telpon dia dan ceritain apa yang terjadi. Seperti biasa sohibku itu langsung sms apa aja obat yang harus gw beli..ga beberapa lama gw dpt sms yang membuat gw bergegas cari apotik terdekat dan membeli semua yg ada di sms itu yaitu Sanmol, Elkana, Cefadroxil dan Meviton tanpa resep dokter!! Sampe petugas apoteker kebingungan sendiri.
Dari apotek melawai di jalan keramat gw langsung bergegas pergi, bukannya enak atau nyaman malah perasaan gw jadi ga menentu. Untungnya ada ojek, akhirnya gw pake jasanya dan melalui jalan tikus yang entah apa namanya. Rupanya tukang ojek itu tahu kalo gw lg sakit dan bilang kalo bagusnya gw minum jamu aja. Karena doi bilang gejala seperti yg gw alami bagusnya minum jamu tolak angin yang asli bukan sachet. Ya udah drpd gw parno dengerin cerita ttg temennya yg meninggal gara2 kena angin duduk akhirnya gw minta dia anterin ke tukang jamu yg disebelah TIM. Sampe ditempat jamu gw langsung order tuh jamu tolak angin malahan minta bungkusin satu lagi. Tapi gw tunggu sampe setengah jam kok ga bereaksi ya badan gw? Pdhal si empunya yg jualan bilang kalo obatnya manjur dan bisa bereaksi cepet. Sama dengan tukang ojek td malah tambah bikin gw jadi lebih parno mengenai penyakit yg namanya angin duduk..bener2 gw jadi stress dibuatnya.
Tanpa pikir panjang sesampenya dikamar, gw langsung bergegas ke rumah sakit PGI Cikini yang emang cuman RS itu yang terdekat dan waktu sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malem. Gw kebingungan aja masuk RS ini. Seumur-umur baru kali ini masuk ruangan UGD buat memeriksakan diri biasanya kan hanya menjenguk atau mengantar doank? Gw kayak orang bego pas dimeja receptionist untuk bilang 'tolong suster periksa badan saya segera, udah ga tahan lagi nih?' waduuuh susternya langsung bengong dan menyuruh gw segera naek ke ranjang disebelah kanannya yang kebetulan kosong.
Gw beneran stress pas berbaring diranjang itu yang ada malahan gw jadi bener2 kayak orang sakit yang sudah parah. Mana tahu? Apalagi ga ada temen or kerabat yang menemanin. Otomatis gw jd belingsatan sendiri pas tirai penutup dilingkarkan ke sekitar ranjang. Sendiri boo didalamnya....tapi gw masih menunggu Mas Raha yang mau menemanin gw di RS. Siapa Mas Raha, nanti kita bahas ya? (dilaen topik aja)
Ya udah pertama2 tekanan darah gw dicek sama detak jantung. Trus jantung gw juga discan untuk mengetahui ada gejala serius atau ga? Nah pas discan itu feeling gw mulai berangsur normal dan agak tenang. Karena berhubungan dengan jantung satu-satunya yg bikin gw ngeri kalo jantung gw bermasalah? Ga lama setelah itu gw mulai dikasih oksigen buat menenangkan diri dan akhirnya disuntik vitamin. Selama proses itu gw ga henti-hentinya berzikir dan minta ampun sama Alloh. Cukup lama juga gw berbaring sembari menunggu hasil pemeriksaan dokter malam itu. Setelah itu selesai maka datanglah Mas Raha yang kelihatan begitu capek soalnya dari Bekasi ke Cikini kan lumayan juga ya, terlebih dia naek motor pula. Yang menyenangkan dia beberapa kali keluar dan masuk sambil membawa minuman hangat yg gw butuhkan. Thanks Mas Raha, semoga Alloh membalas semua kebaikan mas. Mas Raha inilah yang malam itu menemanin gw di RS, beli obat di Apotik termasuk yang mengatur pola makan gw esoknya. Bener2 super great friend :)
Sebenarnya gw kepengen balik ke Palembang tapi ga mungkin soalnya hari senin(22/06/2009) harus balik ke Batam yang sangat penting buat assesment karir gw di kantor. Mau ga mau harus stay di Jakarta...dan ga gw pikirin masalah assesment yg ada kalopun masih sakit gw harus tuntaskan dulu penyakit ini. Urusan karir nomer dua!!! Soalnya harus bikin presentasi segala dan sumpah gw ada sama sekali persiapan untuk itu hanya kata2 sugesti dari Mas Raha yang senantiasa bikin gw tenang.
Alhamdulillah minggu pagi(21/06) kondisi badan gw mulai baekan dan sorenya bisa terbang ke Batam. Selama di Batam, rupanya stress sudah membuat badan gw ngedrop lg dan ga bisa mikir untuk ngapa-ngapain. Ya udah gw serahkan semua yg terjadi pada yang diatas aja sampe dihotel gw tidur aja sampe pagi. Besoknya baru gw mulai berfikir untuk membuat presentasi ala kadarnya di lantai 3 gedung tsel. Untungnya gw dpt giliran lepas makan siang jd masih punya banyak waktu. tapi kondisi badan gw bener2 ga bisa kompromi, sakit didada terasa banget.
Balik dari Batam gw langsung tembak ke Jakarta sorenya mau memeriksakan kondisi gw ke dokter di RS.Cikini sayangnya kali ini Mas Raha ga bisa nemenin. Ujung-ujungnya gw sendirian dan nunggu besok pagi pulang ke Palembang.Nyampe Palembang ternyata gw dapet info kalo tgl 29 dan 30 Juni mesti balik lg ke Jakarta buat training. Waduuuh kalo ga diambil, rugi banget soalnya udah hampir setahun gw ga dapet jatah.
nah pas kali kedua inilah kondisi badan gw bener2 sangat drop dan hampir aja gw mau pingsan. Beberapa terapi gw ikutin mulai dari Bekam dan Rukyah di deket masjid at-taqwa Pasar Minggu dan agak sedikit tenang dan jauh dari menyakitkan ga seperti yg dibayangkan sebelumnya. Trus minum obat2 tradisional gw lakukan juga. Bahkan rencana mau ke DT selepas training sudah gw jadwalkan. Tapi lepas dari training pilihan untuk pulang ke Palembang jauh lebih gede ketimbang ke Bandung buat terapi. Sampe tiga kali gw menelpon ke call center Garuda untuk sekedar majuin tiket. Trus cancel tiket dan akhirnya gw tetapkan hati buat balik ke Palembang. Paling ga ada keluarga gw disini yg akan menjaga gw kalo ada kejadian yang ga terduga. Nyampe Palembang ternyata hati gw beneran gelisah sampe malemnya jam 10 malem ditemenin Nyokap dan kak Yusuf (kakak Ipar gw) pergi ke RS.Charitas untuk periksa lg.
Tahu ga saran dokternya apa, kamu harus rajin-rajin mendekatkan diri sama Tuhan. Sebuah saran yg menyadarkan gw betapa selama ini gw sudah melupakan-Nya. Thanks Alloh gw sadar kalo selama ini alpa dan melupakan-Mu.
Awal gejala yang sungguh menyiksa pas gw balik dari Singapore tgl 19 Juni 2009 yang lalu. Mungkin karena kecapekan dan juga nggak peduli sama badan, gw akui emang mengabaikan makanan yng masuk ke dalam tubuh. Tokh gw pikir itu mah biasa aja soalnya selama tiga hari gw jauh dari rumah totally gw emang telat banget menyentuh makanan. Mana lg kerjaan temen2 gw yang baru pertama x ke luarnegeri yang membuat gw sebisa mungkin menemani mereka jalan2. Dan emang bener banget, selama disana badan gw kayak panas dingin gitu tiba2 sendawa dan juga lesu banget. Tapi gw tetep aja paksain buat terus jalan...yang parah mungkin gw mengabaikan "nasi" utk masuk ke dalam perut. Selalu aja dijejalin sama makanan yang ga jelas mulai dari daging, roti, apalah es krim, dan tentu saja makanan yang high colesterol..udah deh nyampe ke Indonesia gw kayak orang yang ga jelas penyakitnya..awalnya gw pikir gejala masuk angin biasa. Untung ada temen yang bawa obat masuk angin cair dan gw minum aja blek blek..tapi ga ngaruh...
Nyampe Jakarta jum'at sore (19 Juni 2009) badan gw bener2 aneh dan perasaan gelisah nggak menentu terus aja menghantui. Dari mulai buka pintu sampe ke kamar mandi pun gw kayak ga kenal diri gw sendiri dan jadi uring-uringan serba salah. Kayak ada yang bikin dada gw ga tenang dan sesak menyesakkan yang kadangkala sampe parno kayak mau meninggal. Astagfirullah al'adzim. Dosa gw masih banyak banget dan belum sempet untuk berbuta baek...ratusan kali berdzikir ga membikin suasana hati jadi tenang. Gw malah teringat sama dr.Reagen di Palembang sana. Gw telpon dia dan ceritain apa yang terjadi. Seperti biasa sohibku itu langsung sms apa aja obat yang harus gw beli..ga beberapa lama gw dpt sms yang membuat gw bergegas cari apotik terdekat dan membeli semua yg ada di sms itu yaitu Sanmol, Elkana, Cefadroxil dan Meviton tanpa resep dokter!! Sampe petugas apoteker kebingungan sendiri.
Dari apotek melawai di jalan keramat gw langsung bergegas pergi, bukannya enak atau nyaman malah perasaan gw jadi ga menentu. Untungnya ada ojek, akhirnya gw pake jasanya dan melalui jalan tikus yang entah apa namanya. Rupanya tukang ojek itu tahu kalo gw lg sakit dan bilang kalo bagusnya gw minum jamu aja. Karena doi bilang gejala seperti yg gw alami bagusnya minum jamu tolak angin yang asli bukan sachet. Ya udah drpd gw parno dengerin cerita ttg temennya yg meninggal gara2 kena angin duduk akhirnya gw minta dia anterin ke tukang jamu yg disebelah TIM. Sampe ditempat jamu gw langsung order tuh jamu tolak angin malahan minta bungkusin satu lagi. Tapi gw tunggu sampe setengah jam kok ga bereaksi ya badan gw? Pdhal si empunya yg jualan bilang kalo obatnya manjur dan bisa bereaksi cepet. Sama dengan tukang ojek td malah tambah bikin gw jadi lebih parno mengenai penyakit yg namanya angin duduk..bener2 gw jadi stress dibuatnya.
Tanpa pikir panjang sesampenya dikamar, gw langsung bergegas ke rumah sakit PGI Cikini yang emang cuman RS itu yang terdekat dan waktu sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malem. Gw kebingungan aja masuk RS ini. Seumur-umur baru kali ini masuk ruangan UGD buat memeriksakan diri biasanya kan hanya menjenguk atau mengantar doank? Gw kayak orang bego pas dimeja receptionist untuk bilang 'tolong suster periksa badan saya segera, udah ga tahan lagi nih?' waduuuh susternya langsung bengong dan menyuruh gw segera naek ke ranjang disebelah kanannya yang kebetulan kosong.
Gw beneran stress pas berbaring diranjang itu yang ada malahan gw jadi bener2 kayak orang sakit yang sudah parah. Mana tahu? Apalagi ga ada temen or kerabat yang menemanin. Otomatis gw jd belingsatan sendiri pas tirai penutup dilingkarkan ke sekitar ranjang. Sendiri boo didalamnya....tapi gw masih menunggu Mas Raha yang mau menemanin gw di RS. Siapa Mas Raha, nanti kita bahas ya? (dilaen topik aja)
Ya udah pertama2 tekanan darah gw dicek sama detak jantung. Trus jantung gw juga discan untuk mengetahui ada gejala serius atau ga? Nah pas discan itu feeling gw mulai berangsur normal dan agak tenang. Karena berhubungan dengan jantung satu-satunya yg bikin gw ngeri kalo jantung gw bermasalah? Ga lama setelah itu gw mulai dikasih oksigen buat menenangkan diri dan akhirnya disuntik vitamin. Selama proses itu gw ga henti-hentinya berzikir dan minta ampun sama Alloh. Cukup lama juga gw berbaring sembari menunggu hasil pemeriksaan dokter malam itu. Setelah itu selesai maka datanglah Mas Raha yang kelihatan begitu capek soalnya dari Bekasi ke Cikini kan lumayan juga ya, terlebih dia naek motor pula. Yang menyenangkan dia beberapa kali keluar dan masuk sambil membawa minuman hangat yg gw butuhkan. Thanks Mas Raha, semoga Alloh membalas semua kebaikan mas. Mas Raha inilah yang malam itu menemanin gw di RS, beli obat di Apotik termasuk yang mengatur pola makan gw esoknya. Bener2 super great friend :)
Sebenarnya gw kepengen balik ke Palembang tapi ga mungkin soalnya hari senin(22/06/2009) harus balik ke Batam yang sangat penting buat assesment karir gw di kantor. Mau ga mau harus stay di Jakarta...dan ga gw pikirin masalah assesment yg ada kalopun masih sakit gw harus tuntaskan dulu penyakit ini. Urusan karir nomer dua!!! Soalnya harus bikin presentasi segala dan sumpah gw ada sama sekali persiapan untuk itu hanya kata2 sugesti dari Mas Raha yang senantiasa bikin gw tenang.
Alhamdulillah minggu pagi(21/06) kondisi badan gw mulai baekan dan sorenya bisa terbang ke Batam. Selama di Batam, rupanya stress sudah membuat badan gw ngedrop lg dan ga bisa mikir untuk ngapa-ngapain. Ya udah gw serahkan semua yg terjadi pada yang diatas aja sampe dihotel gw tidur aja sampe pagi. Besoknya baru gw mulai berfikir untuk membuat presentasi ala kadarnya di lantai 3 gedung tsel. Untungnya gw dpt giliran lepas makan siang jd masih punya banyak waktu. tapi kondisi badan gw bener2 ga bisa kompromi, sakit didada terasa banget.
Balik dari Batam gw langsung tembak ke Jakarta sorenya mau memeriksakan kondisi gw ke dokter di RS.Cikini sayangnya kali ini Mas Raha ga bisa nemenin. Ujung-ujungnya gw sendirian dan nunggu besok pagi pulang ke Palembang.Nyampe Palembang ternyata gw dapet info kalo tgl 29 dan 30 Juni mesti balik lg ke Jakarta buat training. Waduuuh kalo ga diambil, rugi banget soalnya udah hampir setahun gw ga dapet jatah.
nah pas kali kedua inilah kondisi badan gw bener2 sangat drop dan hampir aja gw mau pingsan. Beberapa terapi gw ikutin mulai dari Bekam dan Rukyah di deket masjid at-taqwa Pasar Minggu dan agak sedikit tenang dan jauh dari menyakitkan ga seperti yg dibayangkan sebelumnya. Trus minum obat2 tradisional gw lakukan juga. Bahkan rencana mau ke DT selepas training sudah gw jadwalkan. Tapi lepas dari training pilihan untuk pulang ke Palembang jauh lebih gede ketimbang ke Bandung buat terapi. Sampe tiga kali gw menelpon ke call center Garuda untuk sekedar majuin tiket. Trus cancel tiket dan akhirnya gw tetapkan hati buat balik ke Palembang. Paling ga ada keluarga gw disini yg akan menjaga gw kalo ada kejadian yang ga terduga. Nyampe Palembang ternyata hati gw beneran gelisah sampe malemnya jam 10 malem ditemenin Nyokap dan kak Yusuf (kakak Ipar gw) pergi ke RS.Charitas untuk periksa lg.
Tahu ga saran dokternya apa, kamu harus rajin-rajin mendekatkan diri sama Tuhan. Sebuah saran yg menyadarkan gw betapa selama ini gw sudah melupakan-Nya. Thanks Alloh gw sadar kalo selama ini alpa dan melupakan-Mu.
Friday, April 10, 2009
cinta itu datang begitu saja
hufps...ada yang pengen gw tulis sekarang!
hmm sembari chillout music has spread their taste into my ears tonite and love to wait the event here in my town?
Going crazy peeps, i'm into the wild now and loveable to hooked with someone outhere. But sometimes really akward in the tremendous accidents that had actually happened in my life.
yeah..barusan gw dapet sms yang isinya seperti ini:
mlm,
sblmNya xxx mau minta
maap dah lncang ngmg gini
ma abang
xxx mau ju"r ma abng,,
sbnerna xxx syang+cinta
bngd ma abng..
mavin xxx sblum.a bang.
met mlm.
let me think first...whats the reason for xxx to convey that matter?
gw pikir selama ini hubungan gw dengan doi murni pertemanan dan tentu saja gw sangat melakoninya terlalu penuh perhatian x ya? sampe2 doi mengutarakan isi hatinya yang selama ini dipendammnya...
hey..gw ga kenapa-napa dengan lu? tapi ga masalah juga kalu lu suka sama gw. The point is about a love that belongs to everyone and i can't hardly to stopped it. But i feel very rrrr when that words come to my life this night. Jujur gw kagak geer bahkan gw jadi ngerasa bersalah kalaupun selama ini apa-apa yg gw lakukan buat nyenengin orang jd salah perkaranya, tapi say..gw seneng akhirnya elu bisa jujur dan mengakuinya. Walaupun selama ini beberapa x sms lu bilang ke gw kalo lu kangen banged sama gw dan pengen ketemu..gw sih enjoy aja..dan entahlah gw pikir kita mulai untuk memisahkan diri kalaupun akhirnya kita saling mencintai..memisahkan diri dari segala kekonyolan yang pernah kita buat...
akhirnya gw jawab sms-nya dengan beberapa x mikir bagaimana cara yang tepat utk meramunya...
xxx,
perasaan cinta+sayang hak setiap orang
Ga ada yg bisa melarangnya.
Tp harus diingat kalo perasaan itu
jangan terlalu dipengaruhi oleh kepuasan sesaat
Abang sendiri sdg menata diri utk ga terjebak
dlm perasaan spt itu.
Ada saatnya kita menderita karena perasaan
cinta + sayang kita salah meletakannya.
Thanks banget buat rasa sayang + cinta kamu sama abang
Abang seneng xxx bisa jujur tp itu keniscayaan buat dilakukan.
Kita tetap bersaudara itu yang utama.
salam
Idiiiih gw sudah bener ga ya melakukannya?
entahlah gw kadangkala suka melakukan hal yg ga bisa dicerna oleh akal sehat sekalipun?
contohnya doi terlalu sayang untuk disakiti dan dikhianati dan gw juga ga cukup kuat untuk memilikinya.
maafkan gw xxx
hmm sembari chillout music has spread their taste into my ears tonite and love to wait the event here in my town?
Going crazy peeps, i'm into the wild now and loveable to hooked with someone outhere. But sometimes really akward in the tremendous accidents that had actually happened in my life.
yeah..barusan gw dapet sms yang isinya seperti ini:
mlm,
sblmNya xxx mau minta
maap dah lncang ngmg gini
ma abang
xxx mau ju"r ma abng,,
sbnerna xxx syang+cinta
bngd ma abng..
mavin xxx sblum.a bang.
met mlm.
let me think first...whats the reason for xxx to convey that matter?
gw pikir selama ini hubungan gw dengan doi murni pertemanan dan tentu saja gw sangat melakoninya terlalu penuh perhatian x ya? sampe2 doi mengutarakan isi hatinya yang selama ini dipendammnya...
hey..gw ga kenapa-napa dengan lu? tapi ga masalah juga kalu lu suka sama gw. The point is about a love that belongs to everyone and i can't hardly to stopped it. But i feel very rrrr when that words come to my life this night. Jujur gw kagak geer bahkan gw jadi ngerasa bersalah kalaupun selama ini apa-apa yg gw lakukan buat nyenengin orang jd salah perkaranya, tapi say..gw seneng akhirnya elu bisa jujur dan mengakuinya. Walaupun selama ini beberapa x sms lu bilang ke gw kalo lu kangen banged sama gw dan pengen ketemu..gw sih enjoy aja..dan entahlah gw pikir kita mulai untuk memisahkan diri kalaupun akhirnya kita saling mencintai..memisahkan diri dari segala kekonyolan yang pernah kita buat...
akhirnya gw jawab sms-nya dengan beberapa x mikir bagaimana cara yang tepat utk meramunya...
xxx,
perasaan cinta+sayang hak setiap orang
Ga ada yg bisa melarangnya.
Tp harus diingat kalo perasaan itu
jangan terlalu dipengaruhi oleh kepuasan sesaat
Abang sendiri sdg menata diri utk ga terjebak
dlm perasaan spt itu.
Ada saatnya kita menderita karena perasaan
cinta + sayang kita salah meletakannya.
Thanks banget buat rasa sayang + cinta kamu sama abang
Abang seneng xxx bisa jujur tp itu keniscayaan buat dilakukan.
Kita tetap bersaudara itu yang utama.
salam
Idiiiih gw sudah bener ga ya melakukannya?
entahlah gw kadangkala suka melakukan hal yg ga bisa dicerna oleh akal sehat sekalipun?
contohnya doi terlalu sayang untuk disakiti dan dikhianati dan gw juga ga cukup kuat untuk memilikinya.
maafkan gw xxx
Saturday, March 28, 2009
feeling bad
hmm look i was so tired tonight, after leaving a wedding invitation of Chitra's at Aryaduta Ballroom. I feel so hard when coincidentally met with my old mate that had a bad experience in the past. I want to ignore him but look so silly. So i try to remote him so far that i had no time to give a chance for getting closing. Hugh..i hate to saying this which this matter influence me to take any action in the past.
Saturday, March 21, 2009
dodol sabtu gw datar banget
Busyet dah..Sabtu pagi gw telat bangun lagi?
Semalem beneran mata gw ga bisa tidur hampir setengah jam lebih..ha.ha..Ga maksud gw jam dua belas malem semestinya sudah bisa bobo. Tapi entah kenapa sudah berbaring lama di kasur kok semakin susah buat tenggelam. Dan sumpeh hampir setengah satu kemudian gw masih bisa melihat jelas jam di hape sampe setelahnya gw kagak tahu tiba-tiba sabtu pagi gw sudah bangun diatas jam delapan pagi. Hugh...pusying euy...
Ya udah karena keburu janji sama Wahyu and Billy buat bantuin ada TO (Temporary Outlet) akhirnya acara mandi terpaksa gw sunat yang biasanya hampir setengah jam menjadi lima menit. Lumayan kalo kepepet gini, gw bisa ambil paket ekspress. Tanpa shampo, pas lg 'ee' gw sikat gigi dan seterusnya semua pekerjaan mandi gw double. Nah yang menyenangkan, nyokap gw lagi pergi ke pasar. Jadinya perasaan ga enak untuk menyicip makanan gw abaikan. Langsung menyalakan motor biru jelek dan tancaaaap...
Tadinya mikir2 mau langsung ke lokasi di SD Harapan Mulia. Hah? Ntar dulu...kok buka TO di SD sih? Sepanjang jalan gw mikir alasan utama anak-anak itu open TO di salah satu SD elit di Palembang. Emang potensi pasar anak sekolahan segitu menggiurkan kah? Halah..rupanya alasan utamanya karena dilihat ada acara pentas seni dan kebanyakan orangtua murid pada dateng. Nah ini dia sasaran empuk buat jualan. Ho..ho...maklum pada tajir bo? ya udah mampir dulu ke kantor. Absen sebentar, dilantai dua selalu ada Ridho yang senantiasa hadir buat nambah modal. Halah kaya gw enggak aja? kan lumayan lembur? Setelah itu minta anter driver menuju kesana.
Nyampe sana...ampuuun dah....untung telat he..he..gw liat wahyu dan billy sama sekali ga memerlukan pertolongan gw untuk hadir. Sebenarnya sih gw juga cuma ga enak aja kemaren mereka bilang minta bantuan kehadiran gw kalo aja ada orang yg nanya ttg produk email. Ya Kalo gini mah, mending tadi pagi ga usah buru-buru. Mereka open TO didepan pintu pager masuk SD dan he..he..jadi inget pas dulu sekolah di SD Inpres, banyak yang jualan kelontongan didepan pager. Nah kali ini juga ga beda jauuuh cuman lebih bagus aja pake seragam, ada portable TO dan lain-lainnya. Hugh...jadi inget pesen guru agama dulu kalo dari 10 pintu rezeki itu ada di dagang.....Oh Ibu Zuraidah kemana engkau sekarang?..ah untung ada penghapus jadinya nostalgia dihapus dulu buat bantu bantu sebentar....
Untungnya TO ga berlangsung lama. Totally kehadiran gw cuman terhitung lima belas menit setelah itu bantuin bongkar dan anjriit laper banget ga ketulungan. Pengen cari makan nih..terpaksa dengan driver muter ke plaju buat pesen nasigoreng empelaati. Jauuh amat ya padahal pas nyampe pengen juga makan nasi goreng taburan serundeng di saimen..hah..kok tadi ga kepikiran.
Udah selesai makannya, balik ke kantor. Tapi ditengah jalan si ari mengintai dengan latitude Google Maps ya terpaksa deh ketahuan posisi ada dimana. Paling males nih kalo diintai begini....lain kali tunggu pembalasanku
Semalem beneran mata gw ga bisa tidur hampir setengah jam lebih..ha.ha..Ga maksud gw jam dua belas malem semestinya sudah bisa bobo. Tapi entah kenapa sudah berbaring lama di kasur kok semakin susah buat tenggelam. Dan sumpeh hampir setengah satu kemudian gw masih bisa melihat jelas jam di hape sampe setelahnya gw kagak tahu tiba-tiba sabtu pagi gw sudah bangun diatas jam delapan pagi. Hugh...pusying euy...
Ya udah karena keburu janji sama Wahyu and Billy buat bantuin ada TO (Temporary Outlet) akhirnya acara mandi terpaksa gw sunat yang biasanya hampir setengah jam menjadi lima menit. Lumayan kalo kepepet gini, gw bisa ambil paket ekspress. Tanpa shampo, pas lg 'ee' gw sikat gigi dan seterusnya semua pekerjaan mandi gw double. Nah yang menyenangkan, nyokap gw lagi pergi ke pasar. Jadinya perasaan ga enak untuk menyicip makanan gw abaikan. Langsung menyalakan motor biru jelek dan tancaaaap...
Tadinya mikir2 mau langsung ke lokasi di SD Harapan Mulia. Hah? Ntar dulu...kok buka TO di SD sih? Sepanjang jalan gw mikir alasan utama anak-anak itu open TO di salah satu SD elit di Palembang. Emang potensi pasar anak sekolahan segitu menggiurkan kah? Halah..rupanya alasan utamanya karena dilihat ada acara pentas seni dan kebanyakan orangtua murid pada dateng. Nah ini dia sasaran empuk buat jualan. Ho..ho...maklum pada tajir bo? ya udah mampir dulu ke kantor. Absen sebentar, dilantai dua selalu ada Ridho yang senantiasa hadir buat nambah modal. Halah kaya gw enggak aja? kan lumayan lembur? Setelah itu minta anter driver menuju kesana.
Nyampe sana...ampuuun dah....untung telat he..he..gw liat wahyu dan billy sama sekali ga memerlukan pertolongan gw untuk hadir. Sebenarnya sih gw juga cuma ga enak aja kemaren mereka bilang minta bantuan kehadiran gw kalo aja ada orang yg nanya ttg produk email. Ya Kalo gini mah, mending tadi pagi ga usah buru-buru. Mereka open TO didepan pintu pager masuk SD dan he..he..jadi inget pas dulu sekolah di SD Inpres, banyak yang jualan kelontongan didepan pager. Nah kali ini juga ga beda jauuuh cuman lebih bagus aja pake seragam, ada portable TO dan lain-lainnya. Hugh...jadi inget pesen guru agama dulu kalo dari 10 pintu rezeki itu ada di dagang.....Oh Ibu Zuraidah kemana engkau sekarang?..ah untung ada penghapus jadinya nostalgia dihapus dulu buat bantu bantu sebentar....
Untungnya TO ga berlangsung lama. Totally kehadiran gw cuman terhitung lima belas menit setelah itu bantuin bongkar dan anjriit laper banget ga ketulungan. Pengen cari makan nih..terpaksa dengan driver muter ke plaju buat pesen nasigoreng empelaati. Jauuh amat ya padahal pas nyampe pengen juga makan nasi goreng taburan serundeng di saimen..hah..kok tadi ga kepikiran.
Udah selesai makannya, balik ke kantor. Tapi ditengah jalan si ari mengintai dengan latitude Google Maps ya terpaksa deh ketahuan posisi ada dimana. Paling males nih kalo diintai begini....lain kali tunggu pembalasanku
Tuesday, March 03, 2009
kicauan burung pagi hari
..baru buka kotak hitam flat ini dengan susunan qwerty yang tersusun rapi mengikuti setiap tekanan jari yang entah kenapa sudah begitu hafal dengan posisi dimana tuts mengarah.
semuanya tampak begitu cerah dengan pembukaan yang teramat segar hanya untuk meminum segelas air susu dari lemari es. Arrrggg..ga kuat ternyata gigi ini meminum aliran dingin yang masuk melalui kerongkongan pada akhirnya.
bapak masih saja memulai harinya dengan biasa. Bahkan setiap hari aku harus mengucapkan kalimat itu terus menerus sampai nggak tahu harus kapan berakhir? (pen; "Bapak,bangun sudah siang?.didapur bunda sama sekali sudah memaklumi kalau harinya hari ini dan hari berikutnya adalah melayani kami keluarga yang dicintainya tanpa sedikitpun untuk berhenti untuk meletakkan setiap masakan yang sungguh sayang dilupakan kelak dimeja makan.
entahlah aku ingin menuliskan semua peristiwa yang terjadi dirumah hijau kami. Rumah hijau adalah istilah lain dari Agil (keponakan) yang selalu menyebutnya julukan rumah bercat hijau. Hmm oiya Agil menjadi alasan betapa aku sangat kangen pulang ke rumah bahkan melihat dia yang selalu menyambut kedatangan motor biruku menjadi energi laen yang membuat aku semakin sayang dengan keponakanku itu. Semenjak Ayahnya meninggal waktu ia berumur 4 tahun.
ah..sudah..ya mau mandi dulu
semuanya tampak begitu cerah dengan pembukaan yang teramat segar hanya untuk meminum segelas air susu dari lemari es. Arrrggg..ga kuat ternyata gigi ini meminum aliran dingin yang masuk melalui kerongkongan pada akhirnya.
bapak masih saja memulai harinya dengan biasa. Bahkan setiap hari aku harus mengucapkan kalimat itu terus menerus sampai nggak tahu harus kapan berakhir? (pen; "Bapak,bangun sudah siang?.didapur bunda sama sekali sudah memaklumi kalau harinya hari ini dan hari berikutnya adalah melayani kami keluarga yang dicintainya tanpa sedikitpun untuk berhenti untuk meletakkan setiap masakan yang sungguh sayang dilupakan kelak dimeja makan.
entahlah aku ingin menuliskan semua peristiwa yang terjadi dirumah hijau kami. Rumah hijau adalah istilah lain dari Agil (keponakan) yang selalu menyebutnya julukan rumah bercat hijau. Hmm oiya Agil menjadi alasan betapa aku sangat kangen pulang ke rumah bahkan melihat dia yang selalu menyambut kedatangan motor biruku menjadi energi laen yang membuat aku semakin sayang dengan keponakanku itu. Semenjak Ayahnya meninggal waktu ia berumur 4 tahun.
ah..sudah..ya mau mandi dulu
Saturday, January 17, 2009
lagi serendipity
hugh konyol..hati gw terasa sempit banget. Gw ketemu dengannya lagi hari ini setelah tiga bulan yg lalu berkenalan dengannya. Kali ini dia datang masih dengan sejuta pesona yang nggak sanggup buatku untuk menolaknya. Entahlah gw ngerasa kalo sikap masa bodoh yg selama ini terjadi pasti akan menjatuhkan gw pada akhirnya. Dan kenapa sikap itu kembali gw lakonin lagi untuk kesekian kalinya. Damn!!! I hate to saying this that i really need atons of emotions to convey what i've been feeling to...
bagaimana ini.Seolah-olah gw ga pernah mengenalnya sama sekali.Yang jelas pertemuan kali ini sangat singkat sama seperti sebelumnya dan penuh dengan tanda tanya pada akhirnya.Gw ingin sekali menyambut tangannya dan memulai pembicaraan selanjutnya untuk menunjukkan betapa gw ingin sekali mengenang pertemuan pertama itu. Ah konyol..dia masih terlihat sibuk dengan pekerjaannya dan ga mungkin buat gw untuk sekedar menyapanya dan akhirnya gw hanya duduk diam membisu sambil memandangnya lama dikejauhan dan tanpa ada tindakan yg sepatutnya dilakukan semisal memberi senyuman atau apalah ... kata orang kita berdua sedang menjaga image masing-masing dan ujung-ujungnya gw sama sekali ga dapet image dimatanya...hu..hu...
ya Allah perkenankan kembali gw bertemu dengannya untuk memulai kisah ini...
bagaimana ini.Seolah-olah gw ga pernah mengenalnya sama sekali.Yang jelas pertemuan kali ini sangat singkat sama seperti sebelumnya dan penuh dengan tanda tanya pada akhirnya.Gw ingin sekali menyambut tangannya dan memulai pembicaraan selanjutnya untuk menunjukkan betapa gw ingin sekali mengenang pertemuan pertama itu. Ah konyol..dia masih terlihat sibuk dengan pekerjaannya dan ga mungkin buat gw untuk sekedar menyapanya dan akhirnya gw hanya duduk diam membisu sambil memandangnya lama dikejauhan dan tanpa ada tindakan yg sepatutnya dilakukan semisal memberi senyuman atau apalah ... kata orang kita berdua sedang menjaga image masing-masing dan ujung-ujungnya gw sama sekali ga dapet image dimatanya...hu..hu...
ya Allah perkenankan kembali gw bertemu dengannya untuk memulai kisah ini...
Friday, January 16, 2009
hari ketujuh belas di tahun yang baru. Wah cepet banget ya? Semalem sempet kepikiran mau menulis beberapa artikel lagi.Selama ini, gw sudah sering banget menulis diblog tentang beberapa hal yg kadang-kadang ga penting tapi penting juga sih. Maksud loe?
Hmm..begini-begini....hal yang paling menyebalkan dalam hidup gw adalah ketika gw ditanya tentang masa depan gw yg masih absurd. Contoh kecilnya begini, "hi dani,sudah lama ga ketemu ya. Kapan nih ngundangnya?" Hmm totally i get confuse to answer that smack question. Sebentar-emang orang yg nanya tahu kondisi gw sekarang tiba-tiba langsung nembak gitu. Kenapa ga nanya seperti ini,"hi dani, its been a long time for us not seeing eachothers perhaps something new happened to you and what's that?" Hmm nah kalo pertanyaannya seperti itu. Gw akan antusias jawab dan babbling about the things that i've been planned for my upcoming life include get married he..he..
Btw, gw tipikalnya seneng dengan segala hal.But sometimes, masih pengen melakukannya sendiri.Entahlah kadang-kadang kalo melakukan aktivitas berdua memang terlihat sangat menyenangkan but i feel so temporary and doesnt need somebody else to get over me.Seperti pagi ini, nyokap pengen banget nemenin gw ke pasar.Doi khawatir kalo gw nggak bisa menawar dalam membeli barang.Oh iya, gw hari ini mau belanja beberapa barang rumahtangga.Hmm buat married ya? Perhaps, i'll answer it soon.Maksudnya gw pengen mengganti semua properti kamar mulai dari lemari, karpet, sampe kasur.Ya hitung-hitung buat memanjakan diri kalo lelah dari kantor dan kepengennya gw sih kamarlah tempat satu-satunya buat relaksasi.
Nah balik lagi nih kalo ditanya tentang resolusi taon ini; totally gw jarang banget buat resolusi yg kadang-kadang gw lupa beberapa bulan kemudian. Jika harus membuatnya maka keinginan terbesar gw saat ini adalah menemukan soulmate yg bisa menemani hidup gw kelak.Tapi ini terlalu beresiko jika gw harus terburu-buru untuk memutuskannya sesegera mungkin. Walaupun
Hmm..begini-begini....hal yang paling menyebalkan dalam hidup gw adalah ketika gw ditanya tentang masa depan gw yg masih absurd. Contoh kecilnya begini, "hi dani,sudah lama ga ketemu ya. Kapan nih ngundangnya?" Hmm totally i get confuse to answer that smack question. Sebentar-emang orang yg nanya tahu kondisi gw sekarang tiba-tiba langsung nembak gitu. Kenapa ga nanya seperti ini,"hi dani, its been a long time for us not seeing eachothers perhaps something new happened to you and what's that?" Hmm nah kalo pertanyaannya seperti itu. Gw akan antusias jawab dan babbling about the things that i've been planned for my upcoming life include get married he..he..
Btw, gw tipikalnya seneng dengan segala hal.But sometimes, masih pengen melakukannya sendiri.Entahlah kadang-kadang kalo melakukan aktivitas berdua memang terlihat sangat menyenangkan but i feel so temporary and doesnt need somebody else to get over me.Seperti pagi ini, nyokap pengen banget nemenin gw ke pasar.Doi khawatir kalo gw nggak bisa menawar dalam membeli barang.Oh iya, gw hari ini mau belanja beberapa barang rumahtangga.Hmm buat married ya? Perhaps, i'll answer it soon.Maksudnya gw pengen mengganti semua properti kamar mulai dari lemari, karpet, sampe kasur.Ya hitung-hitung buat memanjakan diri kalo lelah dari kantor dan kepengennya gw sih kamarlah tempat satu-satunya buat relaksasi.
Nah balik lagi nih kalo ditanya tentang resolusi taon ini; totally gw jarang banget buat resolusi yg kadang-kadang gw lupa beberapa bulan kemudian. Jika harus membuatnya maka keinginan terbesar gw saat ini adalah menemukan soulmate yg bisa menemani hidup gw kelak.Tapi ini terlalu beresiko jika gw harus terburu-buru untuk memutuskannya sesegera mungkin. Walaupun
Friday, January 02, 2009
just killing the time
today was totally blonde (like an album title from m.buble). I'm inconcentrated to any thing in life as long as i want to live it. I dunno to tell anyone who can give me an insight about what must i do in this fucking life. I just want to kill myself as what i've thought before and really want to run from what inside.
Subscribe to:
Posts (Atom)

